Rabu, 15 Februari 2012

Pin It

DIRECTION OF CURE (DOC)

  Salah satu ciri pengobatan dengan herba adalah terjadinya Direction of Cure. DOC adalah suatu reaksi awal dari proses adaptasi obat herba terhadap adanya ketidak seimbangan sistem kerja organ tubuh manusia. Munculnya DOC sangat tergantung dari jenis penyakit yang diderita, usia serta kedisiplinan seseorang dalam mengkonsumsi herbal.
    Tanda-tanda DOC:
  • Keluar: penyakit dikeluarkan dari tubuh.
  • Turun: kesannya terasa dianggota tubuh bagian bawah seperti: tumit, pinggang, telapak kaki, dsb.
  • Berpindah: ke organ yang kurang penting seperti kulit.
  • Mengulangi sejarah: pengulangan semua gejala awal penyakit.
     Macam-macam DOC:
Badan terasa lebih hangat, malam hari terasa segar, kotoran berwarna hijau/kehitaman, rasa kembung/buang angin, rasa lebih sakit pada tempat yang memang sudah sakit, mengantuk dan keletihan, pening, rasa goyang & keringat dingin, susah BAB dan diare, kencing berbau, dll.
     Dalam konsep pengobatan konvensional DOC itu mirip dengan alergi. Perbedaannya alergi itu merupakan reaksi badan yang muncul akibat ketidak cocokan  tubuh terhadap sesuatu, termauk obat-obatan tertentu. Karena jika mengalami alergi maka pengobatan harus dihentikan sedangkan seseorang yang mengalami DOC tidak perlu menghentikan pengobatan tetapi justru harus diteruskan. Jika konsisten maka rasa sakit akibat DOC tersebut berangsur-angsur akan hilang dengan sendirinya.
     DOC juga berbeda dengan efek samping. Efek samping adalah merupakan akibat buruk sampingan yang muncul akibat seseorang mengkonsumsi suatu obat (mengandung bahan kimia). Efek samping tersebut tidak diinginkan oleh tubuh dan bahkan membahayakan. Sedangkan DOC tidak membahayakan, hanya tubuh saja yang lemah untuk menanggung reaksi dari herba yang dikonsumsinya.
    Empat langkah bila terjadi DOC: minum air >2,5lt, kurangi dosis, konsumsi sehabis makan, teruskan minum obat jangan dihentikan.
Beli Produk

0 komentar:

Posting Komentar